Zodiak Menentukan Karier?

Sebuah perusahaan jadi sorotan public karena cuitanseorang karyawannya di Twitter mengenai diskriminasi zodiac tertentu yang dinilai tidak cocok untuk diajak bekerjasama. Untungnya, pihak perusahaan tersebut langsung membuat surat pernyataan dan meminta maaf kepada publik. Perusahaan tersebut menekankan bahwa zodiac tidak menjadi acuan mereka untuk menentukan kualitas diri seorang calon karyawan, melainkan dari sikap dan etika kerja mereka.

Diskriminasi zodiak yang dilakukan oleh karyawan ini membuat imej perusahaan terlihat buruk. Cuitan atau postingan karyawan yang terlihat sepele di media social bisa mempertaruhkan nama baik sebuah perusahaan tempat dia bekerja. Hal ini bisa menjadi masalah besar di dunia kerja.

Idealnya, setiap karyawan harus bisa menjaga nama baik perusahaannya di mana pun, termasuk di  dalam media sosial. Namun, situasi yang ideal ini membutuhkan upaya signifikan yang diawali oleh perusahaan, dengan cara merencanakan budaya komunikasi internalnya secara menyeluruh, dan memerlukan waktu.

Mengapa ini menjadi penting, dan bagaimana kaitannya?

Well, Trust antara karyawan dan perusahaan itu memang perlu upaya komunikasi konsisten. Dan Trust itu antara lain akan membangun sense of belonging karyawan terhadap perusahaan – tidak saja pekerjaannya. Untuk bisa membangun sense of belonging, maka mereka perlu paham, mengapa mereka bekerja di sini, dan apakah secara personal mereka merasa bahwa bekerja di sini memberikan makna buat dia, tidak hanya ‘sekedar’ gaji atau ‘punya pekerjaan’

Perusahaan bisa menyediakan waktu dan tenaga untuk mulai membangun komunikasi di dalam, secara sengaja dan direncanakan, tidak bisa sambil lalu. Mulailah dari:

  1. Sampaikan tujuan perusahaan kepada karyawan, dan mengapa mereka adalah asset penting bagi pencapaian tujuan itu.
  2. Berikan peluang yang banyak buat karyawan untuk menyampaikan umpan baliknya, tanpa dihalangi atau dilabeli sebagai karyawan yang “vokal”
  3. Latihan komunikasi bagi para pengambil keputusan di semua level, supaya mereka lebih peka memperlakukan timnya dengan komunikasi yang efektif. Termasuk pemahaman menggunakan media sosial.

3 hal itu sudah merupakan langkah yang sangat baik! Good luck!

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *