Influencer Marketing part 1

Di berbagai
tempat dan suasana,
kita sering melihat orang sedang online
dan tidak bisa lepas dari ponsel untuk berinteraksi dengan platform sosial yang berbeda.Disadari atau tidak, sebenarnya kita
dikelilingi oleh influencer marketing
dari berbagai sudut.

Otak kita dicuci
dan terus-menerus,
dipengaruhi oleh influencer
marketing
setiap hari tanpa kita sadari. Sementara dunia
memodernisasi dan suara orang-orang tumbuh, kita telah menembus era baru
pemasaran digital, jenis pemasaran yang lebih alami dilakukan melalui influencer. Konten influencer dapat dibingkai sebagai iklan
testimonial dimana mereka memainkan
peran pembeli potensial sendiri, atau mereka mungkin sebagai pihak ketiga atau third party.Ini mengidentifikasi
individu yang memiliki pengaruh terhadap pembeli potensial dan mengarahkan
kegiatan pemasaran di sekitar influencer
ini.

Sebelum kita
masuk ke detail tentang jenis pemasaran ini, kita harus tahu dengan jelas apa
itu.

Apa itu influencer marketing?

Jenis pemasaran
ini berfokus pada individu dari kelompok besar konsumen untuk mengiklankan brand mereka. Individu di sini
disebut sebagai ‘influencer’ yang
disewa untuk mengeluarkan kata untuk brand
tertentu. Dalam
permainan influencer marketing ini,
influencer bisa berdiri sebagai sosok pembeli potensial itu sendiri. Mereka biasanya
memainkan peran sebagai penulis konten, jurnalis, blogger, CEO, orang-orang
kreatif, pengiklan, atau konsultan.
Mereka
terhubung dengan orang lain di sekitar mereka dan mencari saran, pendapat dan yang
dianggap sangat berpengaruh.
Pemasaran
konten dan pemasaran media sosial dianggap sebagai dua bentuk utama Influencer Marketing.

Bagaimana cara kerja influencer marketing?

Saat ini,
pengguna memberikan lebih banyak reaksi terhadap peringkat di media sosial atau
pendapat seseorang daripada percaya pada iklan.Ini dijadikan dasar pemasaran influencer di mana influencer akan menulis tentang ulasan suatu produk baik melalui di
saluran pribadi dan maupun saluran sosial mereka. Orang-orang cenderung
percaya apa yang dikatakan influencer
tentang sesuatu, melalui media.
Dalam
banyak kasus, itu di luar kendali mereka karena lebih banyak suara individu
yang memegang kendali, alih-alih iklan statis perusahaan standar. Iklan digital tidak
diberikan respons interaktif dan emosional yang sama oleh konsumen. Feedback
atau umpan balik dan penilaian di media sosial tentang merek atau produk
tertentu juga sangat berpengaruh untuk menambah daya tarik dan kepercayaan
konsumen terlebih untuk penempatan produk baru.

Mengapa influencer marketing sekarang lebih besar
dari iklan digital  dan bagaimana itu
bisa terjadi?

Kepercayaan dan
kejujuran adalah faktor yang sangat penting dalam pemasaran. Kita semua tahu media
mana yang layak kita percayai dan mana yang tidak. Konsumen tidak akan membeli
barang atau jasa kecuali mereka sepenuhnya yakin bahwa produk atau layanan itu
sempurna untuk kebutuhan mereka dalam segala hal. Berdasarkan
sebuah pepatah mashyur “Kuasailah informasi, niscaya engkau akan menguasai
dunia”, itulah yang dipercayai bahwa jika kita bisa memengaruhi
pikiran orang lewat informasi yang kita
berikan, maka kita bisa menguasai dunia. Itulah
yang dilakukan oleh para influencer.

Influencer telah membangun
hubungan untuk mendapatkan kepercayaan agar menjadi seorang influencer yang benar-benar handal dan
terpercaya. Banyak komitmen dan effortyang telah dilakukan untuk membangun
koneksi tersebut.Ketika tiba waktu untuk membangun hubungan dan menciptakan
pesan positif di sekitar merek tertentu di situlah pemasaran influencer memiliki standar yang lebih
tinggi dibandingkan dengan iklan digital.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *